Masih dengan pekerjaan yang membisukan. Bisa dibilang
membuntukan segala keinginan untuk bertahan. Menunggu. Aku rindu kesunyianku, meski tak terpungkiri
aku juga selalu terhibur akan keramaian ini. Setidaknya sedikit oleh tingkah
orang-orang itu. tapi aku tetap rindu dengan kesunyianku.
Popular Posts
-
Siapa? Siapa? Siapa? pencarian yang masih tak tahu harus kemana. dia? dia? dia? berhenti dikamu.
-
kali ini aku harus menuliskan ini. kamu menyebalkan. tak bisakah kau tidak membuatku kesal? menghilang tanpa kabar. dan datang tanpa rasa b...
-
sebenarnya aku tak mengerti dibalik semua itu. jadi, aku hanya mencoba menjadikannya sebuah santapan untuk siang ini. apa ada sesuatu yang ...
-
hmmm... berkali-kali kita merencanakan tentang sebuah pertemuan, dan berkali-kali juga kita harus mengalami kegagalan. lagi-lagi ini tentan...
-
masih seperti itu, mungkin sebab itu aku berada disini meski keberadaan ini tak pernah aku harapkan. tak bisakah saja aku berlari? aku ing...
-
angin ini, sinar ini mungkin suatu saat aku tak lagi dapat merasakannya, menatapnya. mungkin suatu saat aku hanya mampu duduk diam diatas ku...
-
Aku disini lagi kini, untuk kesekian kalinya. Duduk dikursi yang terbuat dari besi dan dicat putih. Warna yang tak asing lagi. Aku disi...
-
aku tak tahu mengapa aku berada lagi disini, ini adalah ruang-ruang kosong dan sepi. hampa. mungkin begitu aku harus menyebutnya meski se...
-
Masih dengan pekerjaan yang membisukan. Bisa dibilang membuntukan segala keinginan untuk bertahan. Menunggu. Aku rindu kesunyianku, m...
-
sederet kata yang tak ku mengerti. tapi karena itu aku bertanya. meski kadang termaknai hanya sebuah basa-basi. jangan salahkan aku ing...
No comments:
Post a Comment