hmmm...
berkali-kali kita merencanakan tentang sebuah pertemuan, dan berkali-kali juga kita harus mengalami kegagalan. lagi-lagi ini tentang waktu. waktu yang tak memihat kita. lalu apakah sekarang waktu begitu memihak kita? kita bertemu disini, ditempat yang selalu kita rencanakan untuk pertemuan kita. tapi anehnya, kita tak pernah merencanakan tentang hari ini. bahkan untuk bertanya kabar pun kita memiliki jeda. kebetulan? apakah didunia ini ada yang bernama kebetulan?. menurutku tidak. tapi ini adalah rencana Allah dibalik rencana-rencana kita. ya Rahasia Allah....memang selalu indah pada waktunya.
(meet n sholat berjama'ah with kisna 12:14)
Popular Posts
-
Siapa? Siapa? Siapa? pencarian yang masih tak tahu harus kemana. dia? dia? dia? berhenti dikamu.
-
kali ini aku harus menuliskan ini. kamu menyebalkan. tak bisakah kau tidak membuatku kesal? menghilang tanpa kabar. dan datang tanpa rasa b...
-
sebenarnya aku tak mengerti dibalik semua itu. jadi, aku hanya mencoba menjadikannya sebuah santapan untuk siang ini. apa ada sesuatu yang ...
-
hmmm... berkali-kali kita merencanakan tentang sebuah pertemuan, dan berkali-kali juga kita harus mengalami kegagalan. lagi-lagi ini tentan...
-
masih seperti itu, mungkin sebab itu aku berada disini meski keberadaan ini tak pernah aku harapkan. tak bisakah saja aku berlari? aku ing...
-
angin ini, sinar ini mungkin suatu saat aku tak lagi dapat merasakannya, menatapnya. mungkin suatu saat aku hanya mampu duduk diam diatas ku...
-
Aku disini lagi kini, untuk kesekian kalinya. Duduk dikursi yang terbuat dari besi dan dicat putih. Warna yang tak asing lagi. Aku disi...
-
aku tak tahu mengapa aku berada lagi disini, ini adalah ruang-ruang kosong dan sepi. hampa. mungkin begitu aku harus menyebutnya meski se...
-
Masih dengan pekerjaan yang membisukan. Bisa dibilang membuntukan segala keinginan untuk bertahan. Menunggu. Aku rindu kesunyianku, m...
-
sederet kata yang tak ku mengerti. tapi karena itu aku bertanya. meski kadang termaknai hanya sebuah basa-basi. jangan salahkan aku ing...
Sunday, September 29, 2013
Thursday, September 26, 2013
ketika senja melipat tanya
satu huruf, satu kata, atau satu kalimat
mencoba menggores dengan pena yang berayun-ayun
pada lembaran-lembaran buram, atau kusam? yang pasti hening. sunyi.
bukan pada awan, langit, apalagi lautan....
merapal sesuatu yang itu pun tak dapat dimengerti.
misteri?
entah......
namun ketika senja merapati altar dewi
ceritakan tentang jingga yang mungkin telah lebur di jurang-jurang
atau mungkin tentang mimpi-mimpi suram yang mencoba menarik tirai kembali
jalan kembali yang sudah terlalu lama terputus oleh waktu.
benarkah ada lorong waktu yang dulu dikisahkan dalam cerita-cerita pengantar tidur?????
atau hanya sekedar trik ilusi yang mengais logika. membutukan nalar juga aksioma.
aku atau dia.
ah....
aku tak mencari lorong waktu itu.
bukan.
sekedar menampik segala duga tentangnya yang mencoba bersembunyi dibalik tabir
..........................................
mencoba menggores dengan pena yang berayun-ayun
pada lembaran-lembaran buram, atau kusam? yang pasti hening. sunyi.
bukan pada awan, langit, apalagi lautan....
merapal sesuatu yang itu pun tak dapat dimengerti.
misteri?
entah......
namun ketika senja merapati altar dewi
ceritakan tentang jingga yang mungkin telah lebur di jurang-jurang
atau mungkin tentang mimpi-mimpi suram yang mencoba menarik tirai kembali
jalan kembali yang sudah terlalu lama terputus oleh waktu.
benarkah ada lorong waktu yang dulu dikisahkan dalam cerita-cerita pengantar tidur?????
atau hanya sekedar trik ilusi yang mengais logika. membutukan nalar juga aksioma.
aku atau dia.
ah....
aku tak mencari lorong waktu itu.
bukan.
sekedar menampik segala duga tentangnya yang mencoba bersembunyi dibalik tabir
..........................................
ada sesuatu
aku tak tahu mengapa aku berada lagi disini, ini adalah ruang-ruang kosong dan sepi.
hampa.
mungkin begitu aku harus menyebutnya meski sebenarnya aku tak tahu bagaimana menjelaskan keberadaanku ini.
jelaskan semua sisa yang mengumpul dan tak mengerti mengapa begitu banyak waktu yang berlalu tanpa disadari.
apakah mimpi telah berpacu cukup jauh ataukah aku yang telah tertinggal sedemikian parahnya?
sejenak mencoba menyusuri lagi jejak-jejak yang tadi ku lewati, ada sesuatu yang tertinggal disana. sesuatu yang bernama kenangan
hampa.
mungkin begitu aku harus menyebutnya meski sebenarnya aku tak tahu bagaimana menjelaskan keberadaanku ini.
jelaskan semua sisa yang mengumpul dan tak mengerti mengapa begitu banyak waktu yang berlalu tanpa disadari.
apakah mimpi telah berpacu cukup jauh ataukah aku yang telah tertinggal sedemikian parahnya?
sejenak mencoba menyusuri lagi jejak-jejak yang tadi ku lewati, ada sesuatu yang tertinggal disana. sesuatu yang bernama kenangan
salam pagi yang tak lagi hangat
masih seperti itu, mungkin sebab itu aku berada disini meski keberadaan ini tak pernah aku harapkan.
tak bisakah saja aku berlari? aku ingin berlari. berlari sejauh-jauhnya. pengecutkah aku? mungkin saja. aku tidak peduli.
tak bisakah saja aku berlari? aku ingin berlari. berlari sejauh-jauhnya. pengecutkah aku? mungkin saja. aku tidak peduli.
Monday, September 23, 2013
JIKA dan hanya JIKA
sebenarnya aku tak mengerti dibalik semua itu. jadi, aku hanya mencoba menjadikannya sebuah santapan untuk siang ini. apa ada sesuatu yang telah kulewatkan? sepertinya banyak! huft....
tapi, heiiii...... kuyakin itu bukan salahku sepenuhnya (mencoba berkelit). tapi benar kan? kondisi juga turut andil. bahkan dia mengambil bagian yang cukup banyak untuk itu. yaahh...cukup itu saja.
jika.....
dan,
hanya jika......
tapi, heiiii...... kuyakin itu bukan salahku sepenuhnya (mencoba berkelit). tapi benar kan? kondisi juga turut andil. bahkan dia mengambil bagian yang cukup banyak untuk itu. yaahh...cukup itu saja.
jika.....
dan,
hanya jika......
TERJEBAK
Sebenarnya semua sudah menjadi sangat sempurna, tetapi kadang kala kita enggan mengakuinya dan selalu menginginkan lebih dari apa yang telah sempurna. masih kurang nyatakah semua yang ada didepan mata itu? lalu kita hanya akan menjelma menjadi sandiwara yang sebenarnya tak ingin kita lakonkan.
terjebak?
Subscribe to:
Posts (Atom)